18
Aug

Lokakarya Komputasi di BATAN

Rabu, 6 Agustus 2008 kemarin, temen-temen mahasiswa jurusan Komputasi Statistik sempet maen sebentar ke BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) di kawasan Serpong. Waktu pamitan ke ibuk sempet diwanti-wanti “Hah, nuklir..?? Ati-ati yo, Nduk..!”. Hehehe…ibuk emang sayaaang banget, ya. Tapi setelah kujelaskan bahwa ni acara lokakarya komputasi dalam sains dan teknologi nuklir, bukan mau ikut bereksperimen di laboratorium nuklir mereka, ibuk pun akhirnya merelakan aku pergi. Ciee, kayak mo kemana aja gitu. Kujanjikan cerita nanti malam sebagai oleh-oleh, asal ga minta oleh-oleh rudal aja, hihi…

Ditemani Mr. Syukri, kami berangkat pake bus kampus. Kalau dipikir-pikir, setahun terakhir ini bus kampus makin sering ngorbit kemana-mana. Pak Odoy capek juga mungkin nyupirin gerombolan mahasiswa yang super cerewet kalo dah naek bus. Yang sabar ya, Pak..

Jam 6.30 pagi semua dah siap berangkat supaya ga terjebak macet. Bener aja, siangan dikit, jalan tol dah begitu puuadet. Apalagi di antara kami ga ada yang tahu persis lokasi gedungnya. Bakal seru nih karena pasti ada acara nyasar-nyasaran. Yang penting kan selalu sempet berphoto-photo ria. Duh, narcis..tetep jalan.

Sampai di tempat, masih sepi. Tapi berhubung kami ada belasan orang, tetep aja harus ngantri untuk ngisi daftar hadir. Kebetulan banget, mereka yang hadir di lokakarya ini dapat seminar kit yang salah satunya berupa tas tangan warna biru! Birunya itu matching, bahkan puuuersis banget dengan warna biru seragam yang kami pake. Jadi deh, kumat lagi, foto-foto dong! Sekalian name tagnya digantung juga di leher. Tertulis di situ kami sebagai “Peninjau”. weee…keren ya..(kumat! kumat!)

Masuk ke ruangan, ternyata Pak Mirza belum datang. Yup, salah satu dosen Komputasi kami diundang sebagai salah satu pembicara undangan di bagian awal pembukaan lokakarya ini. Penasaran dengan makalah yang beliau bawa? Nih, ada sedikit abstraksi yang saya cuplik dari sinopsis lokakarya ini. Begitu hampir dimulai, Pak Mirza masuk ruangan dan otomatis mau bergabung sama kami di barisan peserta. Langsung kuingetin, “Lho, Pak! Kok ga di depan? Di sini kan buat peserta.” Temen-temen yang lain juga bilang gitu. Tapi kayaknya ikatan suku emang ga bisa dipisahkan, hehe. Baru setelah seorang panitia yang menyilahkan Pak Mirza duduk di depan, beliau akhirnya mau juga. Acara pun dimulai, dan kepala-kepala kami berangsur-angsur mendidih. Sumpah! Keren banget ni acara!

Grid and Parallel Computing
Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng.

Grid computing is an emerging technology that enables the sharing of wide variety resources (e.g., computing power and data storage capacity) distributed across different organizations. There are three characteristics that a grid must have, namely (1) coordinated resource sharing that are not subject to centralized control, (2) using standard, open, general-purpose protocols and interfaces and (3) delivering nontrivial qualities of service in term of throughput, response time, etc. [1]. The first poin comes from the inherent characteristics of a grid, that is, users and resources live within different control domains. The second point is important to establish resource sharing arrangements dynamically with an interested party and enabling general purpose services and tools. The third point is related to providing aggregated computing capabilities so that the utility of the combined system is significantly greater than that of the sum of its parts. Grid computing technology has been applied to computationally-intensive scientific problems, such as high energy and nuclear data analysis [2] and drug discovery [3]. Computationally-intensive problems are usually solved by using parallel computing. To create a parallel program, a programmer needs to identify work that can be done in parallel, partition the work and perhaps data among processes and manage data access, communication and synchronization. Message Passing Interface (MPI) [4] and GridRPC [5] are parallel programming models that are used to create parallel programs in a grid. The former uses a data parallel technique which is based on the Single Program Multiple Data (SPMD) model while the latter uses a task parallel technique which is based on the client/server model. The talk will explore the basic concept of grid computing and present some grid projects that deal with computationally-intensive problems. It also explains the basic concept of the two grid parallel programming paradigms.

18
Aug

proklamasi

terima kasih ya Allah, Maha Pemberi Karunia, Penguasa Keberkahan
telah Kau hadiahkan padaku seorang lelaki sholeh, pujaan hatiku
imam bagi keluargaku, pembawa sinar kedamaian sanubariku
laki-laki sholeh yang kudamba selama ini, kunanti dengan kesabaran

segala puji bagiMu, Rabbi, Pemilik segala keajaiban
tak terkira kini kebahagiaan yang kurasa
di setiap jengkal waktu yang Engkau alirkan
semoga dengan ini semua, segala tanya kan terjawab
segala gelisah kan terobati
dan segala prasangka kan musnah

maka
jadikanlah aku yang rapuh ini kuat
agar kumampu menjadi penyokong jiwanya
jadikanlah aku yang lemah ini tegak
agar kumampu memperkokoh imannya
sempurnakanlah aku dengan menjadi bersamanya
kumohonkan rahmatMu menyelimuti kami
sepanjang hidup, sepanjang mati
ikhlas kami menghamba padaMu, demi ridhoMu

juni 2008

18
Aug

andai datang suatu masa (2nd ed)

andai datang suatu masa
ketika persekutuan angin-bintang
menjelma bukan lagi bayang,
apa yang kau impikan?
rumah dari semua puisi cinta
yang belum sempat kita tuliskan?
taman bunga dari selaksa rindu
yang selama ini kita pendam kejam?
bolehlah..

tapi karena kita adalah jelata
yang akan meruntuhkan singgasana
dan mencopot mahkota
maka jangan banyak berharap
selain bulan madu di surga.

ramadhan-dzulqaidah 1428

26
Jul

menggerakkanku

akhirnya…
secercah canda yang begitu hangat
menggerakkanku membayar sekian lama kecewa

aku menapakkan tanda tanya yang begitu besar:
siapa kira aku punya nenek lagi?
ilalang yang tau hampir semua hal
tak mampu menjelaskan
sebuah cinta tak beralasan

buaian mesra di kejauhan bersamanya
akhirnya…

23
Jan

belajar blogging

wah..ternyata bener2 menjamur! temen2 di kampus aja dah pada gatel belajar bikin blog n nulis sendiri. sepertinya ini indikasi yang bagus mulai berkembangnya gairah ber-media. sueeeneng banget ngeliatnya. setidaknya dah lebih dari 10 orang belakangan ini yang memintaku ngajar blogging. padahal aku ini bisa apa seeh? liat2 donk aku ini orangnya kayak apa. ga salah tuh, minta ajari aku? lha wong sekarang aja masih terus eksplorasi otodidak. coba deh browsing, ada banyaaaak banget materi tentang belajar ng-blog. kata pak edy sih: IQRA’ !! baca donk, baca!
insya Allah mudah dipelajari sendiri kok. tapi klo banyak yang pengen belajar, misal ada 30an orang, bisa bikin kelas tutorial tuh…! hayo…sapa yang mo jadi penyelenggaranya!!! hayo3!!

12
Jan

masih di sini

maaf karena telah pergi cukup lama
tanpa kata permisi, ucapan pamit
atau rangkaian frasa lain
yang mengisyaratkan perpisahan sementara.

doakan aku tak tenggelam dalam tumpukan amanah
yang tak kunjung reda,
entah sampai lepas nyawa

1 Muharram 1429,
sekedar ingin mencumbui kata sapa…
rasa tetap ada,
damaikanlah hatimu juga.

12
Jan

kenalkan, mb dita

mas, ini mbak dita yang itu lho…
yang dah njawab pertanyaan jadulku sebelum sampean,
trus sampean bilang : “iku ga takon, tapi ngetes…”
….
yup, betul. mbak dita yang aku sayaaang sekali padanya.
yang melihat episode keajaiban kita mulai dari awaaaaaal sekali.
menemaniku tumbuh dewasa….
whuaah…senang bisa mengenalkannya pada sampean.

17
Dec

Sukses LFA 2007

“Alhamdulillah.
Saya benar-benar merasa Allah mengijabah doa saya.
Saya hanya minta sedikit saja waktu itu
tapi Allah telah memberi banyak sekali.”

WORKSHOP COMPUTER & DESIGN GRAFIS
“LAYOUT FOR ALL 2007″
Jakarta, 15-16 Desember 2007

PRESENTED BY
MEDIA KAMPUS
[STIS]

13
Dec

adhek-adhek yang sungguh makin kusayang

mbak :
Maka jangan pernah mengira dia melakukan ini karena cintanya pada manusia,
atau karena seruan bidadari di penghujung malam-malamnya..
Maka yakinlah bahwa dia melakukannya karena cintanya pada Rabbnya,
bukan yang lain…
dan buatlah ia makin yakin akan hal itu.
Kumohon…
buat dia makin yakin…

ndut :
apaan c…maksudnya?

mbak :
Bentar lagi dia datang.
Kularang kau tertawa,
cukuplah tersenyum tanda syukur dan bahagia…


adhek-adhekku…
entah kenapa, makin hari, sayangku makin bertambah pada kalian
Allah-lah yang mempertemukan kita, mengumpulkan kita di rumah baru kita
saat itu aku makin yakin, Allah sudah memesankan episode indah
tentang kita, padaku.
akan kuukir cinta di hatimu, adhek.
dengan peluh dan canda tawa…

05
Oct

Salam Perdamaian

Makanya tho, jangan aneh2
Lha wong lagi enak2nya berlibur dalam damai
tiba2 “bikin ulah”
Coba apa yang terlintas ketika orang baca ini, ini, terus ini, dan ini.
Lalu seenaknya sendiri mengganti wajah…ha…ha.., ternyata cuma iseng.
yah..bolehlah, terserah.., kupikir ada apa-apa.

Bukankah perjanjian damai tak harus diukir di atas prasasti?
Waktu mengajarkan kita untuk mereguk damai dalam diam, dalam keheningan gugusan bintang, dalam kesunyian hembusan angin.
Mereka yang mengantarkan perdamaian itu, tak selalu lewat kata.
Karena aku takut, kata, bisa membawa luka.
Dan aku tak ingin itu terjadi, terlebih pada orang yang …
(akh, tak kuasa aku meneruskan)




Another History of Plagiarism

...and there will be a khilafah in the method of prophethood...

Blog Stats

  • 19,613 visits

Categories

Archives

 

August 2008
M T W T F S S
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031