Too Many Ways To Love Somebody

refers to_Phendik [2004]

“Too Many Ways To Love Somebody”

kalimat inilah yang selalu mengingatkanku
ketika aku kebingungan dengan yang namanya sikap dan perilaku
mengajarkan aku untuk tidak berburuk sangka
menanggapi segala sesuatunya dengan positive thinking
menganggap semua hal yang dikerjakan oleh manusia adalah atas dasar cinta.
membuatku bisa tersenyum bahkan di saat yang paling menyakitkan sekalipun.

ada kalanya berhasil, disaat aku mau mengerti
namun tidak jarang pula gagal, ketika dikalahkan emosi dan nafsu.
seringkali untuk saat ini aku berlatih untuk tidak berpenat pikiran.
bukan, bukan cuek. tapi easy going!

entah, apakah prinsip macam ini benar atau tidak.
tapi setidaknya mampu meringankan beban pikiran.
entah, apakah prinsip seperti ini mampu menyelesaikan masalah.
tapi setidaknya tidak menimbulkan problematika baru.

lagi pula, cinta, persahabatan dan hidup ini sudah ada yang ngatur.
tinggal kita jalani saja sesuai aturan main-Nya
tidak berlebihan dan juga tidak terlalu kikir.
niscaya akan ada banyak marka jalan yang membantu kita
jika kita mau mempelajari peta dan rute kehidupan.

hatiku terlalu berharga untuk menyimpan kata2 tidak bermakna
atau justru kata2ku yang terlalu berharga untuk ditulis di hati macam ini.

mungkin seperti itulah hubungan antara hati dan cinta.
Hati, tempat bersemayamnya jutaan cinta manusia
Cinta, anugrah tak ternilai yang tidak pantas disia-siakan
semua orang bisa punya hati
tapi tak semua SANGGUP memiliki cinta

berhati-hatilah dalam bercinta
karena cinta selalu mempunyai ukuran yang lebih besar dari kapasitas hati
hingga cinta pun meluap tak terbendung

mana yang lebih berharga
apakah hati ? ataukah cinta ?
keduanya akan lebih berharga
jika diletakkan sebagaimana mestinya

peliharalah hatimu dengan hati-hati
maka hati akan memelihara cintamu dengan sangat hati-hati
mungkin aku akan memerlukan dua buah hati
untuk menyimpan seluruh cintaku
hingga aku akan membutuhkan yang ketiga kalinya, dan seterusnya.
begitulah, manusia seringkali tak pernah puas
baik dengan hati maupun dengan cinta itu sendiri
padahal keduanya mau menerima manusia apa adanya.

Advertisements

~ by Ayuning Mazasupa on January 20, 2007.

One Response to “Too Many Ways To Love Somebody”

  1. Cinta yang tak pernah ingkar janji adalah di saat kita bisa menempatkan CINTA yang hakiki di dalam hati yaitu Mencintai 4JJ I dan Rasul-Nya. Maka kelak kamu akan bisa mencintai manusia karena 4JJ I semata.

    Karena cinta karena dunia akan lebih banyak berujung pada SAKIT HATI.

    LURUSKAN NIAT, KUATKAN TEKAD untuk ikhtiar mencapai keridloan 4JJ I.

    Ya 4JJ I satukan hati orang-orang yang beriman dalam satu barisan yang kokoh dalam menegakkan kalimat-Mu. Jadikanlah kami termasuk hamba-Mu yang ikhlas, sabar dan istiqomah dalam mengemban amanahmu, sesuai dengan segenap kemampuan yang kami miliki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: