Tiga Tali yang Terurai

sebuah prolog

Diangkat dari kisah nyata, di mana setiap orang pada masa itu sedang melakukan sebuah perjalanan yang teramat panjang.
Berangkat dari sebuah relung kebodohan yang begitu gelap.
Menuju kecerahan ilmu pengetahuan yang semakin tinggi jika ia didaki.
Menuju suatu tempat di mana cita-cita dan harapan tidak akan sudi bergumul dengan jiwa-jiwa ambisius atau sekedar mencium bau keserakahan dan egoisme.
Suatu tempat yang menuntut setiap pengunjungnya untuk memuja Tuhan dan kasih sayang.
Hingga manusia menyadari bahwa suatu ikatan emosional yang sangat kuat yang terjalin dari pendalaman jati diri masing-masing insan, merupakan salah satu bagian terpenting yang harus dimiliki diantara sekian banyak senjata lain dalam pengembaraan mengikatkan kembali tiga tali yang terurai.

[2004]

Advertisements

~ by Ayuning Mazasupa on January 26, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: