Laba-laba, jangan mendekat…

dari milis [Samurai Indonesia Deshi]

Hi Temen-temen,
Kita smua-kan tau nih, menggunakan toilet seperti ini :

toilet duduk

Penting buat yang kebelet (maaf: “Buang Air – BA”) mo pake toilet duduk!!
Jika temen-temen menemukan laba-laba seperti di bawah ini :

laba 1 laba2 laba3

Telamonia Bergaris

Ukuran laba-laba ini sangat kecil banget, sebesar biji jagung dan
warnanya sangat unik.

Tiga wanita di Jakarta masuk rumah sakit dalam selang waktu 5
hari semua dengan gejala yang sama. Demam, kedinginan, dan muntah-muntah
diikuti oleh otot yang mati rasa, kelumpuhan dan akhirnya kematian.
Dari luar tdk terlihat ada tanda-tanda trauma..

Hasil otopsi menunjukkan kandungan racun dalam darah dan
ada luka tusukan di pantat kanannya.

Belakangan diketahui bahwa mereka telah mengunjungi salah satu Restoran
yang sama disalah satu Restoran di Jakarta menjelang hari kematian mereka..

Depkes langsung menutup restoran tersebut untuk keperluan
penyelidikan. Makanan, air dan sistem AC semuanya diperiksa, tanpa
ada hasil.

Titik terang muncul ketika pelayan restoran tersebut dibawa ke
Rumah Sakit dan mengatakan bahwa ke-3 tidak makan atau minum
selagi di sana , hanya menggunakan tiolet.

Saat itulah seorang Toksikolog teringat pada sebuah Artikel yang
pernah dia baca, pergi ke restoran tersebut masuk ke kamar
mandinya, dan mengangkat dudukan toiletnya. Di bawah kursi tidak
terlihat pandangan mata, ada seekor laba-laba kecil.

Si laba-laba ditangkap dan dibawa kembali ke laboratorium dan
di sana diketahui bahwa makhluk tersebut adalah Telamonia Bergaris
Strip Dua / Two-Striped Telamonia (Telamonia Dimidiata), dinamakan begitu krn
Warna dagingnya yg merah.

Bisa laba-laba ini sangat beracun tapi butuh beberapa hari sebelum
memunculkan efeknya. Laba-laba ini hidup ditempat-tempat dingin,
iklim yang lembab dan dudukan toilet merupakan atmosfer yang sempurna.

Jadi tolong, sebelum memakai toilet duduk angkatlah dudukannya
Untuk memeriksa apakah ada laba-laba atau tidak.

Advertisements

~ by Ayuning Mazasupa on August 21, 2007.

3 Responses to “Laba-laba, jangan mendekat…”

  1. teruslah mengasah ketajaman kata-katamu. ketajaman kata-kata,ya, sekali lagi ketajaman kata-kata. terlebih ketajaman itu ditambahkan dengan keindahan berkata-kata maka kata-katamu akan terasa “menggigit” seperti sihir. teruslah menulis adik tersayangku…

  2. teruslah menulis adikku

  3. waah…tajam memang kata-kata kakak. (semoga ga ada yg marah baca comment ka Rusdin…he3)
    terima kasih sudah mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: